Cara Memenangkan Persaingan di Internet

Posted: 15 April 2013 in INFOTAINMENT

 

13650154021608199177

Internet semakin berkuasa. Media cetak semakin ditinggalkan banyak orang karenanya. Beragam aktifitas dilakukan melalui internet seperti bergaul di jejaring sosial, membaca berita dari website portal berita, berbisnis atau berdagang dan berbelanja.

Kehadiran internet ternyata menimbulkan efek semakin meningkat tingginya frekuensi persaingan antar manusia secara global pada berbagai hal seperti perebutan cewek atau cowok di jejaring sosial, kompetisi di kalangan penyelenggara website portal berita, pertarungan bisnis atau dagang para pebisnis maupun pedagang online dll.

Karena interaksi di internet tidak “face to face”, banyak persaingan yang berlangsung tidak sportif, tidak sehat dan tidak baik. Sering ditemukan banyak serangan kata-kata negatif di jejaring sosial kepada seseorang yang menggunakan jejaring sosial. Banyak banci yang hanya berani bicara di internet tapi tidak berani diajak berhadapan langsung untuk menyelesaikan masalah.

Ada juga para pebisnis atau pedagang online yang menggunakan cara licik untuk menjatuhkan saingannya yang salah satunya dengan cara membuat artikel-artikel yang memfitnah saingannya itu agar banyak orang tak tertarik dengan saingannya tersebut yang tentunya hal ini mereka lakukan menggunakan penyamaran nama supaya tidak ternampakkan langsung bahwa merekalah pelakunya.

Cara-cara bersaing yang tidak sehat itu tentu berpotensi mengganggu bahkan bisa membuat stres korbannya yang tentu saja merugikan. Semakin berdosalah pelakunya bila korbannya lantas depresi lalu bunuh diri. Ada lho yang seperti itu. Yang pasti, pelakunya tanggung jawab tuh dunia akhirat. Lebih repot lagi buat pelaku kalau ada setan dari golongan jin yang nyamar jadi arwahnya korban lalu terus-menerus meneror pelaku seperti di film horor.

Inti dari artikel ini ujung-ujungnya adalah memberikan tips positif untuk memenangkan persaingan apapun di internet. Inti utama sikap yang perlu kita laksanakan di kala ada serangan negatif kepada kita di internet adalah tetap tenang jangan terpancing emosi.

Bila mengalami serangan kata-kata negatif di jejaring sosial darimanapun, jangan balas sedikitpun atau balas saja dengan senyuman manis. Bila sudah dijawab dengan senyuman manis tapi pelaku tetap menyerang, balas lagi dengan senyuman. Teruslah seperti itu. Pada akhirnya pelaku akan kesal sendiri, jenuh dan berhenti menyerang. Tidak perlu dikutuk, pelaku sudah berdosa dan pasti ada konsekuensi dari Tuhan karena dosanya itu karena ada hukum alam sebab akibat. Jadi, jangan diambil pusing.

Bila mendapatkan serangan negatif dari saingan bisnis yang licik, sambil tetap tenang, tetap ada beberapa langkah penangkal yang perlu kita lakukan agar serangan itu tidak berefek buruk parah ke aktifitas bisnis atau perdagangan online yang dilaksanakan. Pertama, pelajari artikel-artikel yang menyerang tersebut. Kedua, bila memang yang ada di artikel-artikel tersebut adalah fitnah, lakukanlah klarifikasi di website kita bahwa apa yang disampaikan di artikel-artikel penyerang tersebut adalah fitnah belaka yang tak mempunyai bukti konkret. Terus lakukan hal tersebut bila saingan licik itu terus melancarkan serangan-serangan berikutnya. Bila sangat parah, laporkan saja ke polisi karena serangan fitnah dari pelaku jelas-jelas melanggar hukum. Memang ada banyak yang berpendapat percuma saja lapor polisi katanya karena ujung-ujungnya rata-rata tidak tertangkap pelakunya karena polisi kebanyakan tak serius menanganinya. Tidak bisa dipungkiri pendapat itu ada benarnya, tapi kita mah maklumi saja kinerja polisi yang punya resiko kerja tinggi tapi masih digaji pas-pasan. Kalau kita ada uang, solusinya kasih saja bonus uang penyemangat kepada polisi untuk bergerak menangani kasus tersebut. Bukan nyogok lho ya. Hitung-hitung bonus spesial untuk polisi karena memperjuangkan optimal penegakkan hukum. Hehe. Dijamin ujung-ujungnya pelaku penyerangan ketakutan sendiri dan kapok. Kalau pelaku tertangkap, maafkan saja dia dan bebaskan dia dari tuntutan penjara dengan syarat dia harus mengklarifikasikan kepada banyak pihak bahwa memang yang dia buat itu adalah fitnah. Malu sendiri kan dia dan hancur pula karena perbuatannya itu. Kita harus baik dan bijaksana sebagaimana Tuhan Maha Pengasih Dan Penyayang, walaupun pelaku berbuat buruk seperti itu kepada kita, rangkullah dia dan ajak untuk melaksanakan kerja sama bisnis yang positif sehingga permusuhan pun berevolusi menjadi jalinan tali silaturahmi yang indah.

Yang terakhir dan penting, kalau banyak orang memandang dan menyikapi kita sebagai saingannya, janganlah pernah kita memandang orang lain siapapun itu sebagai pesaing. Yang semestinya terjadi bukanlah persaingan atau kompetisi tapi justru harus saling melengkapi dan saling menyempurnakan. Dengan tulus baiklah kepada semua pihak bahkan bantulah mereka dengan kemampuan kita. Ingatlah selalu, pemenang sejati adalah manusia yang kuat, baik dan bijaksana. Semoga bermanfaat dan semoga menjadi pemenang yang sejati.

source

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s