Nampan dalam Tradisi Makan Jepang

Posted: 3 Februari 2013 in INFOTAINMENT

JEPANG adalah salah satu negara paling maju di dunia. Namun dengan kemajuan yang didapatnya, masyarakat Jepang masih mempertahankan ritual makan tradisional yang bernama Kaiseki dan tradisi makan modern yang bernama Honzen.

Kaiseki merupakan bagian dari upacara minum teh di setiap tahunnya. Makanan disajikan dalam nampanberisi semangkok nasi, semangkok sup, sepiring makanan dan sepasang sumpit untuk masing-masing tamu. Tamu dan tuan rumah saling menundukkan separuh badannya sebagai tanda hormat dan menandakan mereka sudah siap makan.

Tamu membuka mangkok nasi dan sup, penutupnya diletakkan di sebelah kanan nampan. Setelah makan nasi selesai, biasanya diteruskan pada hidangan laut dan acar. Bila semua sudah selesai, itu pertanda tradisi makan kaiseki sudah selesai dan dilanjutkan dengan perbincangan.

Honzen dilakukan secara resmi dan disajikan pada malam hari dan biasanya dilakukan di sebuah restoran Jepang. Makanan disajikan di atas dua meja. Nampan di atas meja kecil berisi ikan panggang. Di meja agak besar diisi nasi, sup, sayuran rebus atau sashimi yang disajikan bersama ikan dan acar. Biasanya dilengkapi dengan sake.

Credits.

Iklan
Komentar
  1. Idah Ceris berkata:

    Hidangan lau tiu apa ya?
    Rumput laut atau ikan? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s