Tempe Indonesia Siap Berstandar Internasional

Posted: 6 Januari 2013 in INFOTAINMENT

detail berita

SIAPA tak mengenal tempe? Panganan khas ini sudah menjadi hidangan wajib masyarakat Indonesia.Konsumsi tempe yang demikian tinggi di Indonesia menjadikan industri penghasil tempe menjamur di setiap pelosok Tanah Air dengan konsentrasi di Pulau Jawa. 

Namun, industri yang memproduksi makanan berbahan baku kedelai ini identik dengan industri rumahanyang jauh dari kelayakan dalam hal infrastruktur, fasilitas produksi, dan proses produksi yang higienis. Kondisi ini yang memunculkan citra tempe sebagai makanan murah, berkualitas rendah, untuk konsumsi rakyat kelas bawah. Padahal, berdasarkan sejumlah penelitian, tempe merupakan makanan yang sarat gizi. 

Sejumlah negara bahkan melakukan penelitian untuk membuat standardisasi produksi tempe untuk menghasilkan tempe berkualitas yang memenuhi standar kesehatan dan nilai gizi. Untuk mewujudkan ini, Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) menggagas pendirian Rumah Tempe Indonesia (RTI).RTI dijadikan rumah contoh untuk menciptakan industri tempe nasional yang berkualitas dan berstandar internasional. 

“Dengan standar mutu ini,tempe tidak lagi dianggap makanan murahan,” ungkap Aip Syarifuddin, Ketua Umum Gakoptindo. 

Menurut Aip, tempe adalah makanan khas Indonesia. “ Pastinya membanggakan kalau perajin tempe Indonesia mampu memproduksi tempe dengan standar internasional.Jangan sampai tempe nantinya dipatenkan oleh negara lain,” jelasnya. 

Dengan rumah contoh tersebut, diharapkan menja-di contoh bagi para perajin tempe tradisional yang tersebar di seluruh Indonesia. 

RTI dapat memproduksi 50 hingga 100 kilogram tempe per hari yang terdiri atas dua jenis tempe,yaitu tempe reguler dan tempe premium. Untuk tempe premium, bahan baku yang digunakan adalah kedelai organik non-GMO (genetically modified) sehingga harga jualnya lebih tinggi dibanding tempe reguler.

source

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s